1. Lembaga PBB yang menangani penyelesaian masalah Irian Barat adalah ….
a. UNICEF b. UNTEA c. AFNEI d. AFTA
2. Salah satu konfrontasi politik dalam upaya pembebasan Irian Barat adalah ….
a. Membentuk provinsi Irian Barat
b. Menyerang pos-pos militer Belanda di Irian Barat
c. Menasionalisasikan perusahaan-perusahaan Belanda
d. Melakukan pemogokan buruh
3. Faktor pendorong bangsa Indonesia merebut Irian Barat dari kekuasaan Belanda adalah ….
a. Belanda mengingkari isi perjanjian KMB
b. Belanda menjajah Indonesia dalam waktu yang lama
c. Irian memiliki sumber daya alam yang melimpah
d. Memiliki banyak Negara boneka hasil bentukan Belanda
4. Salah satu isi Tri Komando Rakyat pada tanggal19 Desember 1961 adalah ….
a. sukseskan Penentuan Pendapat Rakyat di Irian Barat
b. kembalikan Irian Barat kepada Indonesia tanpa syarat
c. gagalkan pembentukan “Negara Papua” bikinan Belanda
d. turunkan bendera kolonial Belanda di Irian Barat
5. Salah satu isi perjanjian New York pada 15 Agustus 1962 adalah ….
a. Lalu lintas di Irian Barat dan daerah Indonesia lainnya di awasi oleh PBB
b. Pasukan Indonesia agar ditarik dari Irian Barat dan tetap di bawah komando PBB
c. Irian Barat sepenuhnya dikuasai PBB sampai batas waktu tidak ditentukan
d. Bendera Indonesia mulai dikibarkan secara berdampingan dengan bendera PBB
6. Berikut yang tidak termasuk strategi operasi militer Komando Mandala, yaitu fase ….
a. Konsolidasi b. Koordinasi c. Eksploitasi d. Infiltrasi
7. Melaksanakan serangan terbuka terhadap induk militer musuh dan menduduki pos-pos pertahanan musuh yang penting merupakan tahap ….
a. Infiltrasi b. Eksploitasi c. Koordinasi d. Konsolidasi
8. Komando Mandala Pembebasan Irian Barat dipimpin oleh ….
a. Mayor Jenderal Soeharto b. Komodor Yos Sudarso
c. Kolonel Soedomo d. Kapten Wiratno
9. Pengorbanan Yos Sudarso dalam upaya merebut Irian Barat patut dihargai karena beliau gugur sebagai pahlawan dalam peristiwa ….
a. Operasi Jayawijaya b. Operasi Banteng
c. Pertempuran di Laut Aru d. Pertempuran di Sorong
10. Tahap akhir perjuangan mengembalikan Irian Barat ke wilayah Indonesia adalah dengan melaksanakan
a. Referendum Darurat b. Musyawarah Rakyat Irian Barat
c. Sidang Umum PBB d. Penentuan Pendapat Rakyat11. Pembatalan hasil KMB secara sepihak merupakan salah satu bentuk perjuangan pembebasan Irian Barat melalui ... .
a. konfrontasi ekonomi c. diplomasi
b. konfrontasi militer d. konfrontasi politik
12. Perjuangan diplomasi Indonesia dalam forum PBB selalu mengalami kegagalan karena .
a. Belanda tidak pernah hadir dalam sidang umum PBB
b. masalah Irian Barat adalah masalah internal bangsa Indonesia
c. tidak memperoleh dukungan yang kuat dari anggota PBB
d. Indonesia tidak pernah membawa masalah Irian Barat ke dalam forum
13. Alasan pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah no 23 tahun 1958 adalah ... .
a. untuk menjaga ketertiban dalam nasionalisasi
b. untuk mengesahkan pembatalan KMB
c. untuk mendorong mobilisasi rakyat dalam menindaklanjuti Trikora
d. untuk memperkuat pembentukan provinsi Irian Barat
14. Berikut ini bentuk-bentuk konfrontasi ekonomi dalam upaya pembebasan Irian Barat, kecuali ... .
a. pemogokan kaum buruh secara total
b. melarang beredarnya terbitan berbahasa Belanda
c. melarang maskapai penerbangan Belanda mendarat di Indonesia
d. melarang penggunaan mata uang Belanda
15. Alasan pemerintah menasionalisasi De avasche Bank adalah ... .
a. kesulitan dalam mengatur sirkulasi keuangan jika masih dipimpin Belanda
b. membekukan aset modal milik Belanda
c. sebagai modal dalam menghadapi Belanda di Irian Barat
d. mengatasi kesulitan moneter akibat inflasi
16. Pembentukan Partai Cenderawasih di Irian Barat mempunyai tujuan .
a. mempercepat pembentukan pemerintahan sendiri
b. mempercepat penggabungan wilayah Irian Barat ke dalam NKRI
c. menggalang kekuatan untuk mengusir Belanda
d. membangun SDM di pro insi Irian Barat
17. Kota Soa Siu memiliki peranan penting dalam pembebasan Irian Barat karena... .
a. menjadi markas komando Mandala
b. penduduknya ikut serta aktif dalam pembebasan Irian Barat
c. menjadi ibukota Pro insi Irian Barat saat awal pembentukan
d. menjadi tempat dikumandangkannya Tri Komando Rakyat 18. Munculnya masalah Irian Barat berpangkal dari perjanjian .
a. KMB b. Renville c. Linggarjati d. Roem-Royen
19. Peristiwa yang menjadi titik puncak dari ketegangan hubungan Indonesia Belanda yaitu .
a. nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Belanda
b. operasi militer secara besar-besaran ke Irian Barat
c. pemutusan hubungan diplomatik Indonesia - Belanda
d. pelaksanaan Pepera di Irian Barat220. Salah satu sebab Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda adalah ... .
a. kerja sama dengan Belanda dirasa kurang menguntungkan
b. adanya perbedaan ideologi antara Indonesia dan Belanda
c. Belanda terlalu lama menjajah Indonesia
d. Belanda tidak mempunyai iktikad baik untuk menyelesaikan masalah Irian Barat 21. Beberapa tindakan yang diambil pemerintah dalam rangka konfrontasi militer, kecuali ... .
a. mencari bantuan senjata ke negara-negara Barat
b. mencari dukungan ke negara-negara komunis
c. mengerahkan rakyat Indonesia untuk mobilisasi umum
d. mengirimkan kapak induk ke perairan Irian 22. Pernyataan berikut yang bukan merupakan isi Trikora adalah ...
a. gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda
b. gagalkan pembentukan negara boneka Indonesia Timur
c. kibarkan sang Merah Putih di Irian Barat
d. bersiaplah untuk mobilisasi umum untuk mempertahankan kemerdekaan tanah air dan bangsa 23. Urutan yang benar dari strategi militer pembebasan Irian Barat adalah .
a. eksploitasi, infiltrasi, konsolidasi b. infiltrasi, konsolidasi, eksploitasi
c. infiltrasi, eksploitasi, konsolidasi d. konsolidasi, infiltrasi, eksploitasi 24. Latar belakang perjuangan pembebasan Irian Barat melalui jalur konfrontasi militer adalah .
a. kegagalan pemerintah RI dalam perjuangan melalui jalur diplomasi
b. kegagalan PBB dalam perjuangan membantu Indonesia
c. semakin banyaknya pasukan Belanda di Irian Barat
d. rakyat Irian Barat menghendaki menjadi wilayah RI 25. Taktik yang digunakan dalam operasi Jaya Wijaya adalah ... .
a. menyusupkan pasukan ke daerah pertahanan Belanda
b. mendudukkan kekuasaan RI secara mutlak
c. mengadakan gerilya di pedalaman Irian
d. mengadakan serangan terbuka ke pos pertahanan Belanda 2 4 7 26. Seorang diplomat Amerika Serikat yang diutus Sekjen PBB untuk menyelesaikan masalah Irian Barat bernama .
a. Ellsworth Bunker b. Merle Cochran c. Ortis Sanz d. Chritcley 27. Sikap Belanda terhadap usul Bunker pada awalnya ... .
a. menerima dengan beberapa syarat b. menerimanya karena desakan Amerika Serikat
c. tetap keras kepala menolak usuk tersebut d. tidak menunjukkan reaksi yang jelas 28. Berikut ini merupakan isi dari Rencana Bunker, kecuali .
a. rakyat Irian Barat diberi kesempatan menentukan pendapatnya sendiri
b. diadakan masa peralihan di bawah pengawasan PBB
c. pelaksanaan penyelesaian Irian Barat selesai dalam dua tahun
d. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia secara langsung 29. Persetujuan New York memuat hal-hal berikut, kecuali ... .
a. pada tahun 1969 diadakan penentuan pendapat rakyat
b. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia paling lambat tanggal 1 Oktober 1962
c. pasukan Indonesia tetap berada di wilayah Irian Barat
d. UNTEA menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia paling lambat tanggal 1 Mei 1963 30. Operasi militer yang terakhir kali dilaksanakan di Irian Barat adalah Operasi Wisnumurti yaitu saat ... .
a. pasukan RI berhasil menyusup ke Irian
b. penyerahan Irian Barat dari UNTEA kepada RI
c. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada UNTEA
d. Belanda meninggalkan Irian Barat